Pemandian Alam Lau Sidebuk-Debuk, Berastagi

Berastagi memiliki taman wisata pemandian air panas, yaitu Lau Sidebuk-Debuk atau Sidebuk-Debuk. Mata air panas ini berada di sebelah selatan gunung Sibayak. Tepatnya di desa Sidebuk Debuk, dan 30 menit sebelum ke Berastagi, jika dari kota Medan sekitar 58 km. Dari jalan lintas Medan-Berastagi anda berhenti di pos polisi simpang Sidebuk Debuk, Desa Daulu. Ada plang yang bertuliskan HOT SPRINGS SIDEBUK DEBUK.
Pemandian Alam lau Sidebuk-Debuk, Berastagi
Citra Satelit menuju Pemandian Alam Lau Sidebuk-Debuk, Berastagi. /Dok. Musamaziza.blogspot.co.id

Anda berjalan menuju ke Desa Sidebuk-Debuk ke lokasi pemandian air panas sekitar 1 km. Selama diperjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan Gunung Sibayak dan ladang pertanian milik penduduk setempat. Udara disini cukup sejuk, karena tempat ini berada di ketinggian sekitar 2.100 km dari permukaan laut.

Mata air panas Lau Sidebuk Debuk adalah tempat yang banyak di kunjungi wisatawan lokal maupun asing, terutama pada hari libur Nasional. Yang menarik dari tempat wisata ini adalah kolam air panas beraroma sulfur atau belerang, ada sebagian orang yang memang tidak suka dengan aromanya.

Pemandian Alam Lau Sidebuk-Debuk, Berastagi
Taman Wisata Pemandian Alam Lau Sidebuk-Debuk Berastagi. /Dok. SeMedan.com

Belerang kita ketahui banyak di gunakan di pengobatan tradisional untuk penyembuhan penyakit kulit, seperti jerawat, alergi dan berbagai penyakit kulit lainnya yang kronis seperti panu, kadas dan kurap. tapi Anda jangan takut ketularan dari wisatawan lain karena air kolam bersikulasi terus.

Puncak kunjungan wisatawan ketika pada malam hari, menikmati berendam di air belerang yang hangat di tengah suasana dingin gunung Sibayak. Banyak pengusaha yang membuka pemandiannya selama 24 jam, meski ada juga yang membatasi waktu kunjungan hingga pukul 24.00 Wib.

Pemandian Alam ini dikelola oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat, aliran Air panas belerang di alirkan dari rekahan gunung Sibayak melalui pipa-pipa ke kolam pemandian. Ukuran kolam dan tingkat panasnya bervariasi, dan serbuk belerang di jual Lima ribu perak perbungkus di sekitar kolam pemandian.

Fasilitas banyak tersedia untuk para wisatawan. Seperti toilet, kamar ganti, sewa pakaian untuk mandi, dan penginapan murah untuk pengunjung yang hendak bermalam di taman wisata ini.

Lokasi Taman Wisata Sidebuk-debuk, dulunya sebagai cagar alam atas dasar dasar Keputusan Raja Deli tanggal 30 Desember 1924. Pada tanggal 9 Mei 1980, status Cagar Alam itu diubah menjadi Taman Wisata atas dasar Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 320/Kpts/Um/5/1980 dengan wilayah luas 7 Ha.

Daya tarik utama tempat ini adalah pemandangan hijau dari alam sekitar dan kegagahan gunung sibayak. Tak heran jika tempat ini selalu menjadi tujuan para wisatawan untuk singgah, sesudah mengunjungi Kota Berastagi untuk relaksasi, sekaligus melakukan terapi kesehatan. bahkan para pendaki menjadikan gunung Sibayak sebagai salah satu tujuan utama pendakian dan mandi air panas Sidebuk-debuk sebagai pelepas penat sesudah turun dari gunung.

Tips:
  • Usahakan masuk dalam kolam perlahan-lahan agar menyesuaikan suhu tubuh, atau Anda akan kepanasan pada tubuh bagian bawah.
  • Banyak minum air putih.
  • Jika bawa anak-anak datanglah pada pagi hari, jangan datang di malam hari.

Sekian, Selamat Berlibur.

Video:

Petunjuk jalan menuju Taman Wisata Pemandian Alam Sidebuk-Debuk, Berastagi



Pemandian Air Panas Lau Sidebuk-Debuk



Baca juga:

Penulis: M. Sahidin
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *