Persiapan Idul Adha 1437 H, Hewan Qurban Sehat dan Tidak Cacat

Pemerintah menetapkan Idul Adha 1437 Hijriah jatuh pada Hari Senin, 12 September 2016. Sebagian besar masyarakat di Kota Medan sudah mulai mendaftarkan diri untuk ikut berkurban. Ada opini kontradiktif yang berkembang di masyarakat yakni, lebih baik mana berkurban 1 ekor kambing untuk 1 orang atau kurban kolektif dengan 1 ekor sapi untuk 7 orang. Sebenarnya tidak demikian, Allah SWT mengingatkan, “Bukan darah, daging, dan tulang yang sampai kepada-Ku. Tetapi, takwa dan ikhlas.” Kalau manusia ikhlas dan pandai bersyukur, Allah pun akan berterima kasih kepada manusia.
Persiapan Idul Adha 1437 H, Hewan Qurban Sehat dan Tidak Cacat
Sejumlah anak-anak sedang gembira melihat hewan qurban. Terkadang sapi disebut lembu, lembu disebut sapi. Satu ekor lembu umumnya 7 orang yang berkurban. © SeMedan.com

Adapun tips dan cara memilih hewan qurban yang sehat dan memenuhi kriteria syar’I antara lain:

  • Pilih sapi atau lembu yang umurnya cukup sekitar 2 tahun. Pula begitu halnya dengan umur hewan kurban yang lain seperti kambing, kerbau,  dan unta.
  • Kondisi fisik sehat, mata jernih, tidak sayu.
  • Tidak cacat, sehat, lihat juga kuku yang bersih.
  • Tidak berdarah pada mulut, hidung, dan dubur.
  • Jangan beli hewan ternak yang diternak di tempat pembuangan sampah karena sangat berisiko. 
  • Gigi hewan qurban harus turut diperiksa.
  • Umumnya sertifikat halal dan sehat dikalungkan di leher hewan qurban sebagai tanda sudah diperiksa oleh dinas kesehatan pemerintah setempat. 

Iklan oleh Google

Di Kota Medan, insya Allah semua berjalan terkoordinir. Semoga persiapan Idul Adha 1437 Hijriah tahun 2016 berlangsung tertib, tidak lagi memakan korban jiwa sebagaimana yang sering terjadi di Pulau Jawa. Orang antri berdesakan demi selembar kupon dan daging 1 kg. Mari kita doakan agar daging yang dikorbankan dan darah yang ditumpahkan menjadi bukti cinta dan pengorbanan kita kepada Allah SWT.

Kisah Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, dan Siti Hajar menjadi pelajaran dan hikmah tersendiri bahwa Allah SWT pasti menolong, meskipun dalam keadaan susah sekalipun. Pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim inilah yang terus diperingati ketika musim haji tiba.

Penulis: H. Mulyadi SE, MM
Sumber: SeMedan.com

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *