Jembatan Merah Surabaya, Kenangan “Ngumbah Moto”

Tahun 1996 sebelum reformasi, saya pergi ke Surabaya Selatan dan melewati Jembatan Merah yang melegenda. Kondisi jembatan merah persis seperti tertuang dalam lagu ciptaan Gesang dan dinyanyikan oleh penyanyi keroncong Mus Mulyadi. Jembatan Merah sungguh gagah, berpagar gedung indah, sepanjang hari yang melintasi, silih berganti. Jembatan merah semula terbuat dari kayu kemudian diganti besi dan kini menjadi penghubung Jalan Rajawali dan Jalan Kembang Jepun.Kata orang Suroboyo, “Jembatan Merah tempat ngumbah moto (cuci mata).”
Jembatan Merah Surabaya, Kenangan “Ngumbah Moto”
Jembatan Merah sangat sederhana tetapi melegenda. © East Java

Sayangnya, saat berada di Surabaya Selatan waktu saya pendek sekali hanya dua hari. Ziarah ke makam Sunan Ampel, Tunjungan Plaza, Jembatan Merah Plaza (JMP), Stasiun Semut, Pantai Kamal Madura (sebelum ada Suramadu), dan terakhir ke Pantai Kenjeran. Zaman itu belum punya kamera digital dan smartphones sehingga tidak ada dokumentasi apapun kecuali ingatan.

Tidak banyak literatur yang membahas tentang Jembatan Merah yang sudah ada sejak tahun 1800-an. Kini, keberadaan Jembatan Merah menjadi monumen dan tujuan wisata sejarah di Kota Surabaya, Jawa Timur.


Surabaya sebagai kota kedua terbesar di Indonesia memiliki banyak sekali tempat tujuan wisata dan tamasya seperti:

  • Pasar Anggrek
  • Pasar Genteng
  • Pasar Turi
  • Stasiun Pasar Turi
  • Pasar Buah Peneleh
  • Jembatan Petekan
  • Gedung PTPN Surabaya
  • Stasiun Semut
  • Monumen Soedirman
  • Monumen Kapal Selam
  • Sunan Ampel
  • Kebun Binatang Surabaya
  • Tanjung Perak
  • Tugu Pahlawan
  • Pusat Sepatu Wedoro
  • Museum WR Soepratman
  • Masjid Al Akbar
  • Monumen Bambu Runcing
  • Pasar Bunga Bratang
  • Patung Budha Empat Wajah
  • Taman Bungkul
  • Terminal Bus Purabaya
  • Masjid Cheng Ho
  • Ciputra Waterpark
  • Citra Raya
  • Balai Kota
  • Festival Rujak Uleg
  • Jalan Tunjungan
  • Monumen Gubernur Suryo
  • Gedung Grahadi
  • Stasiun Gubeng
  • Museum Kesehatan
  • Kelenteng Hong Tiek Hian
  • Rumah Batik
  • House of Sampoerna
  • Pura Jagat Karana
  • Dam Jagir
  • Patung Joko Dolog
  • Bandara Internasional Juanda
  • Pelabuhan Tradisional Kalimas
  • Pasar Bunga Kayoon
  • Kembang Jepun
  • Pantai Kenjeran
  • Gereja Kepanjen
  • Klenteng Sanggar Agung
  • Museum Loka Jala Srana
  • Museum Mpu Tantular

Semoga di masa mendatang tim SeMedan.com berkesempatan ke Surabaya, bukan hanya “ngumbah moto” tetapi membuat liputan lengkap tentang Kota Surabaya.


Penulis: Setiadi Rachmat Saleh
Kutipan Favorit: "Seruan Sanubari"
Sumber: SeMedan.com

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *