Indahnya Air Terjun Sampuran Efrata, Primadona Samosir (Bag 2)

Sejak berada di puncak Menara Pandang Tele, dari salah satu sisi perbukitan Bukit Barisan sudah tampak keindahan air terjun Efrata dari kejauhan bersama dengan aliran sungainya yang jernih dan meliuk bak ular putih. Meski tidak begitu jelas, namun keindahan dari aliran sungai yang mengalir menuruni bukit semakin menggelitik rasa penasaran untuk menyaksikan air terjun tersebut secara lebih dekat.
Indahnya Air Terjun Sampuran Efrata, Primadona Samosir (Bag 2)
Dari atas perbukitan. Indahnya Air Terjun Sampuran Efrata, Primadona Samosir. © Tika Dwi

Air terjun Efrata terletak di Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian, sekitar 20 km dari pusat Kabupaten Samosir dan sekitar 20 menit dari menara Pandang Tele. Dari pusat kota kabupaten, menuju ke air terjun Efrata tinggal mengikuti satu jalan aspal menuju Desa Sosor Dolok. Tidak begitu sulit untuk menemukan lokasi ini karena papan penunjuk jalan ada dimana-mana.


Menuju ke destinasi air terjun, di sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhkan pemandangan luar biasa indah. Di kanan dan kiri pengunjung disuguhi pemandangan tebing pegunungan dengan barisan hutan pinus. Tak lama setelahnya hamparan danau Toba dengan barisan gunung dan bukit tampak dari kejauhan. Tak lama setelahnya kita akan memasuki perkampungan penduduk kecamatan Sihotang. Di sana tersaji  hamparan sawah hijau bersanding dengan birunya air Danau Toba.
Indahnya Air Terjun Sampuran Efrata, Primadona Samosir (Bag 2)
Menatap jauh ke depan, mengagumi keindahan Samosir dan Danau Toba. © Tika Dwi

Satu hal menarik di Desa Sosor Dolok adanya persawahan yang hanya dibatasi oleh bebatuan. Batu-batu tersebut seperti berasal dari gunung. Tidak jelas juga apa makna dibalik keberadaan batu-batu tersebut sebagai pembatas bidang sawah. Apakah batu-batu tersebut memang keramat sehingga tidak boleh dipindahkan dari areal sawah, ataukah memang sengaja diletakkan sebagai pembatas. Tak jauh dari areal persawahan tersebut mulai tampaklah air terjun dari kejauhan.
Indahnya Air Terjun Sampuran Efrata, Primadona Samosir (Bag 2)
Berjalan kaki menyusuri menuju lokasi air terjun Sampuran Efrata, Primadona Samosir. © Tika Dwi

Tiba di lokasi pengunjung hanya diminta uang parkir sebesar Rp. 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 5.000,- untuk mobil. Kemudian pengunjung berjalan kaki sejauh kurang lebih 150 meter hingga tiba di kaki air terjun yang memiliki nama lengkap Air terjun Sampuran Efrata.

Baca juga:
Rumah Pengasingan Soekarno di Parapat
Pulau Samosir, Permata di Tengah Danau Toba
Menara Pandang Tele, Menikmati Panorama Danau Toba dari Ketinggian

Di lokasi, pengunjung dapat bebas menikmati dinginnya air yang turun dari ketinggian 100 meter dari atas gunung. Tekanan debit air yang jatuh di badan tidak begitu kuat karena air yang jatuh melebar menuruni tebing hitam berlekuk seperti pahatan anak tangga. Sungguh pemandangan yang tiada duanya.


Namun lagi-lagi pengelolaan tempat yang kurang baik menjadi hal yang sangat disayangkan seperti sampah pohon yang tumbang tidak langsung dibersihkan sehingga dapat membahayakan langkah pengunjung. Kamar mandi yang kotor dan bau sehingga tidak dapat digunakan juga mengganggu kenyamanan. Semoga hal-hal demikian dapat segera diatasi oleh pengelola sehingga air terjun Efrata dapat menjadi salah satu destinasi favorit Pulau Samosir.


Halaman 2


Penulis: Tika Dwi
Kutipan: "Random shoot. See what I thought"
Sumber: SeMedan.com

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *