Permainan Tradisional Anak, “Selop Terbang”

Sandal atau sendal dalam pengucapan lidah orang Medan disebut selop. Selop arti harfiahnya lapik atau alas kaki yang terbuat dari kulit dan tidak bertali (kelom). Terkadang juga penyebutan selop untuk alas kaki yang terbuat dari bahan karet dan bertali. Bahasa pasaran disebut sendal jepit. Orang Medan menamainya dengan “selop Jepang” atau “selop swallow,” sedangkan orang Sunda menyebutnya “sendal capit.”  Apa pun istilah tersebut, selop-selop inilah yang oleh anak-anak di zaman smartphones masih dijadikan permainan seru sangat mengasyikkan. Ternyata, permainan sederhana “selop terbang” bernilai edukatif bermanfaat untuk mengajarkan nilai kekompakan, ketangkasan, dan kegesitan. Sangat positif!
Permainan Tradisional Anak, “Selop Terbang”
Sekumpulan anak-anak mengaji pada jam istirahat memainkan permainan tradisional “Selop Terbang”. /Dok. Setiadi R. Saleh

Permainan “selop terbang” sangat mudah dimainkan. Anak-anak beradu cepat menyusun kembali selop-selop agar tidak terkena lemparan selop lawan. Pendek kata, kekompakan, kecepatan, dan adu gesit lari mendominasi jenis permainan “Selop Terbang.”

Anak-anak yang memainkan permainan “selop terbang” bukanlah anak-anak kampung yang hidupnya di wilayah sub-urban jauh dari kota dan tidak tersentuh teknologi. Mereka adalah anak-anak kota yang terbiasa dengan teknologi, smartphones, internet, tv kabel, dan playstation. Jadi, tidak benar kalau teknologi dan modernitas telah  menyurukan tradisi, termasuk permainan anak-anak.


Dalam buku “Merancang Masa Depan Si Buah Hati” pada bab tentang, “Apakah Anak Anda Dibesarkan Secara Online?” sungguh sangat menarik untuk disimak. Di buku tersebut tertera bagaimana anak-anak sekarang tumbuh dengan teknologi internet dan lebih sering menghabiskan waktu untuk berinteraksi dengan smartphone.

Orangtua patut khawatir tetapi tidak perlu juga terlalu alergi dan phobia dengan teknologi. Sebab, teknologi kehadirannya sebagai keniscayaan yang tidak dapat ditolak oleh siapapun. Tinggal bagaimana cara mengarahkan teknologi tersebut untuk tujuan yang positif terutama bagi anak-anak.

Permainan tradisional anak, “selop terbang” adalah permainan tradisional yang sudah hampir punah. Namun, di Kota Medan, permainan ini masih ditemukan dan sering dimainkan oleh anak-anak kecil. Sisi positif permainan “selop terbang” adalah melatih kerja-sama, kekompakan, dan untuk perkembangan syaraf motorik anak.

Penulis: Setiadi R. Saleh
Kutipan Favorit: "Seruan Sanubari"
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *