Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui

Kota Medan, salah satu kota terbesar di Indonesia ini adalah pusat berkumpulnya orang berbagai suku dan budaya. Kota Medan, Kota Multikultural dengan keragaman budaya tersebut, masih banyak menyimpan cerita unik dan asing terdengar bagi orang dari luar kota Medan. Cerita dan tempat yang mungkin tidak semua orang Medan juga tau. Berikut fakta unik tentang Medan yang mungkin Anda belum tau atau bahkan anda selama ini telah salah menilai.
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui. /Dok. SeMedan.com

Bahasa Medan bukan Bahasa Batak

Bahasa Medan bukan bahasa batak, ingat itu ya. Bahasa Medan Unik karena keragaman budaya maka terjadilah Akulturasi dan tercipta bahasa-bahasa baru. Orang Medan terkenal dengan aksen bicaranya yang tinggi, mungkin bagi orang luar mengira jika orang Medan cakap-cakap (ngobrol) terkesan begadoh (Bertengkar) padahal memang seperti itu becakapnya. Orang Medan identik tidak mau kalah dan mau menang sendiri, lihat aja pengacara-pengacara beken asal Medan kalau di acara Indonesia lawyers Club.

Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui

Jika seorang berasal dari Medan pasti ditanya marga, padahal belum tentu dia suku Batak. orang Medan bukan hanya orang Batak saja, melainkan suku lain seperti Jawa, Aceh, Melayu, Karo, Nias, Minang, Tionghoa (Cina) dan India Tamil. Kota Medan itu bagaikan miniaturnya Indonesia.

Artikel terkait "India Tamil" & "Tionghoa"
India Tamil, Antara Tanah Deli dan New Delhi
Hao Bao Daily, Koran Berbahasa Mandarin Terbit di Tanah Deli


Satu lagi Kalau udah dengar Batak otomatis orang menduga dia adalah Kristen, menggeneralisir Batak dengan Kristen bahkan mengkastakan marga dengan agama. Marga ya marga, Agama ya agama. Tidak bisa diganggu gugat karena darah Batak sudah mengalir di tubuhnya, Batak lahir maka Matinya pun Batak sedangkan Agama itu pilihan Hidup, bisa saja lahir dan mati nya seseorang menganut agama yang berbeda.

Medan itu Kota Multikultural, Belum tau ya Batak Tanjung Balai atau Batak Tapanuli Selatan, lebih baik bertanya dulu, daripada salah, kan malu.

Artikel terkait dengan "Tanjung Balai" dan 'Tapanuli Selatan" :
Mencari Melayu di Kota Seribu Sungai, Tanjung Balai
Wak Uteh Tanjung Balai, Legenda Baru di Dunia Musik Melayu
Tapanuli Selatan (Tapian Nauli) dalam Bingkai Simbol dan Arti

"Bukan bermadsud SARA hanya menjelaskan"

Baca juga:
Kamus Istilah Bahasa Medan, Lengkap Terbaru Unik Lucu (1)
Kamus Istilah Bahasa Medan, Lengkap Terbaru Unik Lucu (2)
Bahasa Gaul Ala Anak Medan

Medan bukan hanya Tanah Batak, tapi tanah semua suku.

Sebenarnya tidak bisa disangkal orang beranggapan bahwa Medan itu adalah identik dengan budaya Batak, karena Orang Batak yang sebenarnya berasal dari daerah Tapanuli dan mereka bangsa perantau. Jika diperantauan ditanya asal mereka dari mana, maka dengan lantangnya mereka jawab dari Medan, walau bisa saja mereka itu tidak pernah tinggal di kota Medan, hanya tinggal di Balige.

Lihat lah gedung pemerintahan Kota Medan atau jalan-jalan ke PRSU, ada yang bercorak Melayu, Karo, Batak Toba, Nias, Unik Kan.
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Rumah adat perwakilan dari 33 kabupaten kota di PRSU Medan. /Dok. Setiadi R. Saleh

Sebabnya apa? karena Medan memang sudah terkenal dan ibu kotanya Sumatera Utara dan bukan karena mereka malu mengakui dari Tapanuli, Balige, Sidempuan, Samosir atau daerah lainnya, tapi untuk menghindari mulut berbuih dan berbusa menjelaskan dibagian mananya Balige di Kota Medan. Orang Batak banyak sukses di Perantauan baik jadi pejabat dan pengusaha, artis, pengacara tentu juga supir angkot.

Lihat di Makam-makam Raja Batak ada melihat ornamen dua ekor cicak menghadap ke empat buah payudara. Arti dari ornamen Cicak, merupakan lambang bahwa orang batak harus bisa hidup seperti cicak, mudah beradaptasi dan dapat menempel dimana-mana. Dimana ada cicak ada orang Batak. Arti dari keempat payudara tersebut adalah kemana pun orang batak pergi, ia tidak akan melupakan ibunya/istrinya, termasuk tanah kelahirannya.
Baca juga:
Sejarah Makam Raja Sidabutar, Pulau Samosir - Parapat
Kapal Ferry Penyeberangan dari Ajibata, Parapat ke Tomok, Pulau Samosir
Legenda Batu Gantung di Danau Toba, Parapat

Angkutan di Kota Medan

Angkot (Angkutan) di kota Medan menjadi transportasi sehari-hari. Oleh sebab itu, jika berkunjung ke Medan, pasti banyak menjumpai beragam jenis angkutan umum ini dengan ciri khasnya masing-masing. Saking banyaknya, angkot menjadi raja jalanan di Kota Medan.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Begitu banyak kendaraan mulai roda dua, roda tiga, mobil pribadi, angkutan umum, taxi, becak dan  Sudako. /Dok. SeMedan.com

Berikut fakta tentang angkot Medan yang harus diketahui, cekidot!

Kencang dan balap-balapan
Kalau  takut dengan kecepatan, jangan coba-coba naik angkot di Medan. Soalnya, dijalan sempit aja gas diinjak habis. Apalagi kalau sudah jalan lurus, jumpa dengan angkot satu trayek, bisa sampai habis itu angka di spedometer sangking kencangnya, dan ada juga penumpang yang nyeletuk, "Per, dibelakang banyak yang belum kawen (nikah)" atau "Per, dibelakang orang, bukan Binatang". Tapi tidak semua angkot Medan kencang dan balap-balapan.

Baca juga: Hanya di Kota Medan, "Lampu Kuning" Berarti Jalan

Full musik
Rata-rata angkot Medan pakai musik. Dari kualitas suara yang pas-pasan sampai ada yang pakai power amplifier sekian ratus watt, dipasang kapasitor bank, dan Subwofer 15" pengganti bangku tempel dibagian belakang angkot.

Delapan enam
Delapan enam menjadi standar tempat duduk penumpang angkot. Maksud dari delapan enam yaitu, jumlah penumpang di barisan supir berjumlah 8 orang dan disebelahnya 6 orang. Ini tidak termasuk bangku tempel yang ada disebelah pintu untuk 2 orang. siap-siap aja dengkul ketemu dengkul.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Penumpang Sudako saling bicara atau bercanda satu sama lain. /Dok. Setiadi R. Saleh

Angka sebagai kode trayek
Angkot Medan mempunyai angka didepan sebagai kode tujuan trayeknya. Digit angka dari satuan hingga ratusan. Warna boleh sama tapi lihat nomor trayeknya, jangan sampai kesasar.

Pinggir bang!
Kalau di kota-kota lain biasanya jika ada penumpang yang ingin berhenti turun dari angkot akan berucap " Kiri pak". Artinya angkot akan kekiri dan berhenti. Tapi kalau di Medan para penumpang lebih biasanya dengan ucapan "Pinggir Bang" artinya angkot akan meminggir ke kiri dan agak jauhan dikit untuk menurunkan penumpangnya. Jadi apa bedanya antara  Kiri dan Pinggir? Ya, sama-sama berhenti minggir kekiri.

Kalau jalan ke Ring Road simpang Sunggal atau Jalan Gagak Hitam, jangan terkejut lihat bus macam pesawat, bus tersebut Bus Aceh Terbaru lintas Medan-Banda Aceh. Bus MEBIDANG dan TransJakarta pun lewat (kalah).

Artikel terkait Bus Angkutan Medan:
Bus Aceh Terbaru, Paduan Antara Kemewahan dan Kenyamanan
Transportasi Medan MEBIDANG, Rute Medan-Binjai-Deli Serdang

Durian Medan

Di Kota Medan banyak sekali penjual durian, mulai yang memakai sepeda, becak, pick-up, buka lapak pinggir jalan, truk durian, sampai yang jual secara online siap antar ke tempat tujuan seperti pancake durian dan durian tupperware. kalau Anda perhatikan nyaris tidak nampak hamparan kebun pokok-pokok durian di Kota Medan, bahkan di Kampung Durian (nama sebuah tempat) sekalipun.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Durian Medan. /Dok. Indonesia.Travel

Kalau semua penjual durian itu ditanya,  Rata-rata menjawab, “Durian berasal dari Sidikalang dan Bahorok.” Timbul pertanyaan? Apakah durian Sidikalang & Bahorok berbuah setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan tanpa mengenal musim durian.

Tetapi, mengapa di kota Medan  durian selalu tersedia? Rahasianya adalah durian yang dijual merata di seluruh Kota Medan bukan hanya berasal dari Sidikalang dan Bahorok, melainkan dari kota-kota terdekat yang ada di Sumatera Utara seperti Simalungun, Pematang Siantar dan Sibolga.

Awas jangan salah sebut, di Sumatera Utara nama “Siantar” ada di tiga tempat, Siantar Narumonda di Kabupaten Samosir, Siantar di Kabupaten Simalungun, Siantar di Kota Pematang Siantar.
Artikel terkait dengan 'Pematang Siantar" :
Kebun Teh Sidamanik, Air Terjun Bah Biak di Perkebunan Bah Butong
Air Terjun Jambuara Indah, Aek Komangin Simalungun
Taman Hewan Siantar, Siantar Zoo

Jangan heran jika makan durian di lapak-lapak durian. Anda akan menemukan durian dengan rasa dan bentuk berbeda-beda. Sebab, memang durian Medan berasal dari tempat yang berbeda. Anda pun akan heran bagaimana bisa makan durian di tempat yang sama tetapi rasa duriannya tidak sama.

Artikel Terkait dengan "Durian Medan" :
Durian Medan Bukan Hanya Berasal Dari Sidikalang dan Bahorok
Tempat Makan Durian di Medan yang Buka 24 Jam

Semua Bermula dari Kota Medan dan banyak yang tidak mengetahuinya

Sejarah Catur Indonesia dimulai dari Kota Medan
Olahraga Catur adalah olahraga yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Seperti olahraga modern lainnya, catur dibawa oleh orang Belanda. Di Tanah Karo, permainan catur ini sudah sejak lama pula dikenal dengan nama Satur. Bentuk dan cara bermain catur ala Karo dengan Eropa/Belanda ada perbedaan. Permainan ini sudah dimainkan dan populer sejak lama, tapi tak ada satu koran Belanda pun yang memberitakannya.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Papan Permainan Catur. /Dok. Kaskus.co.id

Barulah inisiatif Sumatra Post, sebuah koran di Kota Medan yang mempublikasikannya di tahun 1904. Sebuah kisah catur dengan setting di Tanah Deli dikisahkan di koran ini.


Koran ini mengisahkan adanya pertemuan dua laki-laki di sebuah kebun (plantation). Laki-laki pertama adalah seorang Abtenar, pejabat Belanda datang ke kantor pengusaha kebun (Planter) asal Jerman (nama Muller). Kisah pertentangan dua orang ini bermain catur merupakan informasi pertama adanya tentang eksistensi catur di Indonesia. Selain itu, lewat pemberitaan ini lah diketahui betapa presitiusnya permainan catur ini.

"Kalau mundur beberapa tahun ke belakang diawal tahun 2000an, di warung-warung ditepi jalan Kota Berastagi pasti Anda temui bule-bule bermain catur dengan penduduk setempat. Orang Karo terkenal akan kemahirannya bermain catur termasuk Si Narsar Karokaro, Master Catur Dunia pada Jaman Hindia Belanda berasal dari Kota Berastagi. Sekarang Kota Berastagi tidak sedingin dahulu".
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Sebuah karya seni yang menggambarkan Si Narsar 1920, pemain catur terkenal tahun 1910-an. /Dok.Courtesy of Memory Belanda; Artist: HF van Prapaskah-Gort  

Baca juga : Tempat Wisata Kota Berastagi

Perpustakaan T. Luckman Sinar
Bagi mereka yang suka sejarah, T Luckman Sinar pastilah bukan nama asing. Beliau adalah salah satu sejarawan Melayu yang terpandang. Sekarang, rumahnya dijadikan perpustakaan dimana buku bacaan dan buku yang ditulisnya bisa diakses siapa aja.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Perpustakaan T. Luckman Sinar. /Dok. koran-sindo.com

Buku-buku di sana tersusun rapi, dikelompokkan dalam kategori sejarah, catatan perjalanan, kesusastraan, kesenian, ilmu terapan, ilmu alam, ensiklopedia terbitan berseri dan selebihnya buku yang masih belum terdata. Pada 2013, TBM Luckman Sinar berhasil meraih predikat Taman Baca Terbaik Sumut di ajang lomba taman baca oleh Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Sumut.

Beralamat di Jalan Abdullah Lubis No. 42 Kota Medan kamu bisa menelusuri sejarah Melayu dan Medan masa lampau.

Nama Daerah Dari Luar Negeri
Medan adalah kota yang dibangun Belanda. Fakta ini seringkali terlupakan. Padahal, jika tidak dibuka oleh Belanda pada zaman penjajahan, mungkin tempat yang merupakan Medan tetaplah hutan yang tak terhuni. Maka dari itu, pada masa penjajahan banyak sekali orang asing berada di Medan.

Tercatat ada dua nama tempat di Medan yang merupakan bahasa asing. Pertama, Helvetia. Helvetia adalah nama latin untuk negara Swiss. Penamaan ini mengacu pada dua pemilik perkebunan tembakau asal Swiss, Mots dan Breaker. Mereka membuka perkebunan tembakau di Deli bernama Konigsgrätz.

Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui

Nama tempat lain yang juga berasal dari luar negeri adalah Polonia. Polonia berasal dari nama negara Polandia. Negara asal Baron Michalsky, yang juga membuka perkebunan tembakau Sumatra Timur.

Artikel terkait "Polonia": Bandara Polonia Medan jadi Pangkalan Udara Soewondo

Cergam - Cerita Gambar
Sejak lama, Medan dikenal sebagai kotanya seniman. Walaupun sekarang sudah sedikit berkurang, tapi tetap saja Medan menyimpan sejarah panjang.  Tapi, taukah Anda kalau istilah Cergam yang populer itu asalnya dari Medan?

Cergam atau Cerita Gambar pertama kali dipakai dalam majalah Tjergam edisi pertama. Majalah berkala tenetang komik Indonesia ini pertama kali terbit pada Desember 1961. Diterbitkan oleh Penerbit ATB Medan.

Sudako - Sumatera Daihatsu Company
Jaman sekarang, kata Sudako sudah jarang didengar. Anak Medan lebih suka menyebut Angkot. Padahal Sudako punya sejarah panjang.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Sebuah Sudako sedang melintas di Jalan Raya Medan-Batang Kuis Tembung. /Dok. Setiadi R. Saleh

Sudako adalah singkatan dari Sumatera Daihatsu Company (Sudaco dan kemudian dibaca menjadi Sudako). Awalnya Sudako hadir karena masalah transportasi di Kota Medan.

Trayek pertama kali Sudako adalah Trayek 01, yang menghubungkan antara daerah Pasar Merah (Jalan HM. Joni), Jalan Amaliun (via Jalan Ismailiyah) dan terminal Sambu, terminal pusat pertama angkutan penumpang ukuran kecil dan sedang di Medan.

Baca juga: Sudako Medan Truntung... Tung... Tung..., Sumatera Daihatsu Company

Kabupaten Deli Serdang
Kabupaten Deli Serdang yang wilayah geografisnya paling besar di Sumatera Utara, Kota Medan dikelilingi kabupaten Deli serdang. Lubuk Pakam sebagai ibukota Kabupaten Deli Serdang.
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Kabupaten Deli Serdang yang wilayah geografisnya paling besar di Sumatera Utara, Kota Medan dikelilingi kabupaten Deli serdang. /Dok. SeMedan.com

Baca juga:
Taman Buah Lubuk Pakam, Makan Buah Sepuasnya
Pantai Putra Deli di Pantai Labu, Lubuk Pakam Deli Serdang
Antara Kota Medan dan Lubuk Pakam, Dua Kota Istimewa di Sumatera Utara

Media Online di Kota Medan
Hampir rata-rata nama media online menggunakan kata Medan, seperti KabarMedan.com, CeritaMedan.com, MedanSatu.com, KilasMedan.com, FokusMedan.com, MedanWisata.com dan lain-lain. Termasuk situs ini SeMedan.com.

Tempat Bersejarah dan landmark Kota Medan yang Harus Anda Kunjungi!

Di Medan banyak peninggalan sejarah yang jadi landmark kebanggaan masyarakat Medan. Kalau Anda jalan-jalan ke kota Medan, jangan lewatkan ke tempat-tempat berikut ini!

Gedung Balai Kota lama
Gedung Balai Kota Lama merupakan identitas bangsa Eropa di jantung Kota Medan, bangunan ini dibangun pemerintah Belanda dengan arsitek Van Oywend/Van Ovwend. Kondisi gedung Balai Kota Lama sempat tidak terawat dan sangat memprihatinkan. Barulah ketika ada pembangunan sebuah hotel berbintang. Balai Kota kembali dicat putih sesuai warna asli dan kini menjadi ikon/landmark istimewa di kota Medan.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Titik Nol Kilometer Kota Medan adalah Gedung Balai Kota Lama. /Dok. SeMedan.com

Keistimewaan Gedung Balai Kota Lama karena ia merupakan titik nol kilometernya Kota Medan. Dari titik inilah semua bermula. Maksudnya, bangunan yang pertama kali berdiri di Kota Medan (Tanah Deli) bukanlah Gedung Balai Kota Lama. Tetapi, Balai Kota lama berfungsi sebagai barometer (titik nol) untuk mengetahui arah hadap “penjuru mata angin” suatu bangunan fisik seperti jalan/gedung/tempat/wilayah yang berada dalam Kotamadya Medan.

Baca juga: Nol Kilometer Kota Medan Dimulai Dari Gedung Balai Kota Lama

Bangunan Bersejarah BKS-PPS-AVROS
Bangunan bersejarah di Kota Medan yang masih difungsikan dengan baik, satu di antaranya adalah gedung BKS PPS-AVROS. BKS-PPS adalah akronim dari Badan Kerja-sama Perusahaan Perkebunan Sumatera (Sumatra Planters Association).
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Bangunan Bersejarah BKS-PPS, AVROS. Gedung berwarna hijau ini dirancang oleh GH Mulder dan dibangun tahun 1918. /Dok. Setiadi R. Saleh

Sedangkan AVROS adalah kependekan dari Algemeene Vereeniging van Rubberplanters ter Oostkust van Sumatera. Gedung AVROS dirancang oleh G.H Mulder dan dibangun tahun 1918.

Baca juga: Bangunan Bersejarah BKS-PPS-AVROS, Identitas Kompeni di Tanah Deli

Masjid Raya Al-Mashun atau Masjid Raya Medan
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Masjid Raya Al-Mashun (Masjid Raya Medan). /Dok. Setiadi R. Saleh

Masjid Raya Medan atau Masjid Al-Mashun adalah masjid yang sama. Tetapi, tidak semua publik di Medan tau nama Masjid Raya Medan yang sebenarnya bernama Al-Mashun. Dibangun pertama kali pada Hari Senin, 21 Agustus 1906 (1 Rajab 1324 H) dan selesai 3 tahun kemudian pada Hari Kamis, 10 September 1909 (25 Sya‘ban 1329 H).

Keesokan harinya langsung dipakai ibadah Shalat Jum’at. Pemrakarsa berdirinya Masjid Raya Al-Mashun adalah Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam (Sultan Deli IX).

Baca juga: Masjid Raya Al-Mashun Medan

Istana Maimun Medan
Istana Maimun adalah Istana Kebesaran Kesultanan Deli dengan warna kuningnya ( kuning yang merupakan warna Kerajaan Melayu ). Dan di desain oleh arsitek Itali dan dibangun oleh sultan Deli yaitu " Sultan Mahmud Al Rasyid ". Pembangunan Istana ini dimulai dari 26 Agustus 1888 dan selesai pada 18 Mei 1891.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Istana Maimun Medan. /Dok. SeMedan.com

Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m dan ada 30 ruangan. Istana Maimun terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri dan bangunan sayap kanan. Istana Maimun terletak di tengah Kota Medan, berada di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Kelurahan Sukaraja Kecamatan Medan Maimun.

Baca juga: Istana Maimun, Wisata Sejarah di Kota Medan

Tugu Guru Patimpus
Tugu ini dibuat untuk menghormati pendiri kota Medan, Guru Patimpus. Penyematan gelar kehormatan “Guru” karena keahlian yang dimiliki Guru Patimpus. Dalam terjemahan cakap bahasa Karo, Guru adalah orang yang berpengetahuan mendalam dalam urusan ilmu gaib, peraji-aji racun, katika ramal, tambar ilmu pengobatan, arif dan bijak, tau adat, agama, dan ndikar mayan.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Monumen Guru Patimpus Sembiring Palawi Pendiri Kota Medan Tahun 1590. Monumen Guru Patimpus berbentuk bundar bulat mempertemukan Jalan Gatot Subroto Lapangan Benteng, Jalan Guru Patimpus, Jalan Dolok Martimbang. Dulunya bundaran ini adalah cikal-bakal Pajak Petisah. /Dok. Nefo Ginting

Adapun kata “Pa” dalam terjemahan cakap Karo merupakan penyebutan untuk laki-laki. Sementara “timpus” secara harfiah adalah kain yang dibungkus atau diikat di pinggang untuk bekal perjalanan seperti makanan dan ramuan obatan. Jadi, selain memiliki ilmu bela diri yang sakti. Guru Patimpus juga senang melakukan perjalanan (trip journey) dan ia juga seorang tabib (traditional healer).

Artikel terkait : Kota Medan Kini Sejarah Terputus, Maafkan Kami Guru Patimpus

Jembatan Kebajikan, Virtuous Bridge
Jembatan ini dinamakan “Jembatan Kebajikan” yang melintasi Sungai Babura dan menghubungkan dua Jalan utama yakni, KH. Zainul Arifin dan Jalan Gajah Mada. Dan pada tahun 2003, Jembatan Kebajikan mendapat penghargaan dari UNESCO (Asia Pacific Heritage) Award Of Merit Virtuous Bridge, Medan, Indonesia sebagai jembatan yang masuk dalam konservasi warisan budaya.
Fakta dan Tempat Unik lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Jembatan Kebajikan- Virtuous Bridge yang menghubungkan Jalan Zainul Arifin Kampong Madras dan Jalan Gajah Mada.. /Dok. Setiadi R. Saleh

Adapun makna dari dinamakan Jembatan Kebajikan, karena semasa Tjong Yong Hian dan Tjong A Fie masih hidup telah terjalin suatu hubungan yang harmonis antara Melayu, Tionghoa, India, dan Belanda (Eropa).

Baca juga:
Mengenal Tjong Yong Hian (1850-1911), Abang Kandung Tjong A Fie
Jembatan Kebajikan, Virtuous Bridge

Gereja Suci, Graha Maria Annai Velangkanni
Pengunjung (peziarah iman) yang pertama kali melihat Gereja Suci Graha Maria Velangkanni akan takjub dan mengira gereja ini adalah kuil. Karena, dari bentuk fisiknya memang lebih menyerupai kuil tempat sembahyang umat Hindu daripada gereja tempat ibadah umat Kristiani.
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Graha Bunda Maria Annai Velangkanni. /Dok. SeMedan.com

Wisatawan domestik dan mancanegara umumnya tertarik untuk berkunjung karena ingin melihat dari dekat keindahan bangunan gereja sekaligus mencari penyembuhan dari mata air ajaib yang keluar memancar tepat di bawah telapak kaki “Bunda Maria.”

Artikel terkait : Gereja Suci, Graha Maria Annai Velangkanni

Rumah Unik di Kota Medan

Rumah Sepatu Polonia Medan
Sebuah rumah unik berdiri di tengah lahan di jalan SMA 2, Polonia - Medan. Selalu menjadi pusat perhatian orang yang melintas di jalan tersebut. Bagaimana tidak, rumah bernomor 13 dirancang berbentuk sepatu bot berwarna putih.
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Rumah unik berberntuk Sepatu di Polonia, Medan. /Dok. SeMedan.com

Walaupun rumah ini berbentuk sepatu, bukan berarti tidak memiliki kelengkapan rumah seperti pada umumnya. Terdapat jendela disisi kanan-kiri di setiap lantainya. Pintu masuk berada di sebelah kanan rumah ini dan terkesan rumah minimalis berbentuk sepatu.

Artikel terkaitRumah Unik Berbentuk Sepatu di Polonia - Medan

Merci Barn, Rumah Unik Bergaya Eropa di Medan Johor
Fakta dan Tempat Unik Lengkap Tentang Kota Medan Yang Perlu Diketahui
Merci Barn, Rumah Unik Bergaya Eropa di Medan Johor. /Dok. SeMedan.com

Rumah unik ini dibangun didalam komplek Perumahan Medan Resort City (Merci). Merupakan kantor pemasaran oleh pengembang untuk rumah contoh dengan model rumah bergaya eropa. Perumahan ini berada dijalan Karya Jaya, Titi Kuning, Medan Johor. Konsep rumah ini mampu menarik perhatian pengguna media sosial, khususnya pengguna Instagram.

Artikel terkait : Merci Barn, Rumah Unik Bergaya Eropa di Medan Johor

Kota Medan ceweknya Cantik-cantik

Ga usahlah ku sebutkan satu persatu, klen cari sendirilah. Udahlah aku nulis nanti klen capek bacanya, banyak kali diotakku mau ditulis, yang lain-lain nanti ku edit belakangan...


Ahooy, Horas, Mejuah juah..

Penulis: M. Sahidin
Source : Disadur dari malesbanget.com, infodeliserdang.com, rinceofporsea.blogspot.co.id, dan lain-lain dari internet. 

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *