Mengelola Keuangan Keluarga, Mengatasi Gaji Pas-Pasan dan Tetap Bisa Menabung

Anda pasti kurang percaya menilai bagaimana mengelola keuangan keluarga dengan gaji pas-pasan, apalagi apabila Anda seorang karyawan dengan gaji rata-rata sekitar 2 juta perbulan, tidak down to earth, tidak masuk akal, tidak lihat kenyataan. “Bagaimana caranya punya dana simpanan darurat 1 juta kalau setiap bulan buat hidup dengan gaji pas-pasan”. Mari kita mulai dengan sebuah pertanyaan: “Anda merasa punya pendapatan perbulan pas-pasan, berapakah yang menurut Anda cukup?”
Mengelola Keuangan Keluarga, Mengatasi Gaji Pas-Pasan dan Tetap Bisa Menabung
Sisihkan penghasilan Anda sekitar 10 persen dari pendapatan. /Dok. www.entrepreneur.com

Saat membicarakan pendapatan, berapa pun gaji yang Anda dapatkan, jika tidak mampu mengelola dan mengapresiasinya dengan baik, maka setiap akhir bulan Anda pasti mengeluh, boro-boro mau menabung ke bankgaji yang diterima tidak pernah bersisa untuk kebutuhan keluarga perbulan. Padahal disekitar Anda ada orang bergaji diatas 5 juta tiap bulan. Dengan gaji sebesar itupun tetap dianggap kurang dan tidak memuaskan keperluan mereka.
So, I think there will never be enough when it comes to money.


Ubahlah cara berpikir Anda tentang uang. Ingat, memiliki keuangan yang sehat itu, 80 persennya adalah masalah kebiasaan, perilaku, dan pola pikir dan tau membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Bila Anda masih mengeluhkan gaji yang pas-pasandan masih merasa kurang, cobalah beberapa tips dibawah ini:

Berhenti menyalahkan penghasilan gaji Anda! 
Berapa besar pendapatan yang Anda hasilkan bermula dari pemikiran Anda sendiri. Apa yang Anda pikirkan akan menghasilkan apa yang Anda rasakan. Apa yang Anda rasakan, menentukan apa yang Anda lakukan. Hasilnya adalah apa yang terlihat dari diri Anda, seperti penampilan, kesehatan, karir, termasuk uang dan pendapatan.

Mulai saat ini, berhentilah menyalahkan siapa, kenapa dan apa. Ingat, Anda sendiri yang menentukan hasil yang diinginkan, baik materi maupun non-materi. Jika pendapatan dirasakan kurang, perbesarlah kemampuan untuk mendapatkan penghasilan lebih, sesuai kemampuan yang Anda dimiliki.

Ketahui angka kebutuhan pasti Anda tiap bulan!
Saat Anda mengeluhkan gaji yang pas-pasan, coba hitung kembali berapa yang Anda keluarkan setiap bulan. Jangan mengeluh kurang apabila masih mengeluarkan uang untuk membeli rokok atau masih punya kredit sepeda motor yang mahal dan cicilan kartu kredit demi gaya hidup.

Anda perlu mengetahui berapa kebutuhan yang benar-benar Anda perlukan saat ini. Anda masih bisa memaksakan diri untuk menyisihkan sedikitnya 10 persen dari penghasilan perbulan.

Segera lunasi utang Anda secepat mungkin!
Bila punya utang, Anda perlu menyelamatkan pendapatan. Trik pertama adalah mengetahui tujuan anda berutang. Untuk kebutuhan atau semata gaya hidup. Apa pun alasannya, segera lunasi tanpa membuat utang baru. Mulailah menyisihkan pendapatan anda sekitar 10 persen tiap bulan agar terhindar dari utang di masa depan.

Bila selama ini Anda berutang untuk hal-hal yang sifatnya keinginan, ubahlah keinginan tersebut menjadi tujuan finansial. Sebagai orang dewasa, Anda perlu menahan diri dan nafsu memiliki sesuatu yang sebetulnya belum dibutuhkan saat ini.

Menabung untuk di masa tua!
Belajarlah buat kesimpulan bagaimana Anda mengelola keuangan selama ini. Jadilah sesorang yang paling tidak selangkah lebih maju dari orang lain. Ada hal penting menunggu di masa depan yang pasti datang dan membutuhkan biaya tidak sedikit, yaitu masa tua dan tidak bekerja lagi. Anda harus menabung saat ini. Setidaknya 10 persen dari penghasilan.

Saat Anda tidak bisa lagi bekerja di hari tua, kebutuhan hidup harus tetap terpenuhi. Kenaikan biaya hidup setiap tahun pasti terjadi. Itulah pentingnya menabung 10 persen penghasilan secara rutin. Belikan instrumen investasi seperti emas, saham atau investasi yang imbal hasilnya di atas angka inflasi. Berapapun penghasilan anda, tidak menjamin hidup nyaman di masa depan, tetapi uang yang anda sisihkan yang berperan.


Yang di butuhkan adalah kemauan Anda
Hanya ada dua solusi untuk masalah “merasa hidup pas-pasan”. Kurangi pengeluaran atau tambah pendapatan. Untuk mengurangi pengeluaran, Anda butuh disiplin dalam membuat anggaran dan mematuhinya.

Jika pilihannya menambah pendapatan, Anda harus mampu melakukan pekerjaan lebih dari kebanyakan orang. Seseorang bisa menduduki sebuah jabatan lebih tinggi atau pengusaha bisa menjadi sukses karena mereka melakukan lebih dari orang lain.

Apabila masih ada keluhan yang ingin dibagi, silakan hubungi:tanyadwita@yahoo.com

Disadur dari Yahoo News oleh Dwita Ariani
Editor: M. Sahidin
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *