Makanan yang Harus Dikurangi Setelah Berusia 35 Tahun

Sehari-hari, kita memiliki jadwal yang sangat ketat sehingga kesibukan kita menyebabkan beberapa hal terbengkalai. Salah satunya adalah pilihan makanan. Padahal, pilihan makanan yang kita konsumsi baik untuk sarapan, makan siang maupun makan malam akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan, tidak hanya pada saat ini melainkan juga di saat kita memasuki usia senja.
Makanan yang Harus dikurangi Setelah Berusia 35 Tahun
/Dok. Ummi-Online.com

Terkadang kita juga melewatkan sarapan karena bangun kesiangan, kemudian di kantor kita tidak membawa bekal makanan sehat dari rumah sehingga akan memaksa kita makan di kantin atau di warung-warung. Setelah itu,di malam hari kita kemungkinan lelah dan ingin beristirahat atau ingin bersantai dan tidak sempat untuk masak sehingga cenderung menggunakan makanan instan untuk mengisi perut.

Kebiasaan buruk tersebut apabila terus berlanjut, tidak perlu menunggu hingga tua, pada saat anda separuh baya, anda pun akan merasakan efeknya.


Jadi, jika anda ingin menjaga kesehatan dan ingin berbahagia hingga tua nanti, mulai saat ini berinvestasilah pada kesehatan anda dengan memilih gaya hidup yang tepat dan memilih makanan makanan yang sehat.

Pada saat seseorang memasuki usia 30, mereka harus melakukan tes darah untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Begitu juga setelah mereka berusia 35 tahun, ada banyak perubahan yang terjadi sehingga mengharuskan mereka memilih makanan yang benar-benar tepat di mana tubuhnya sudah tidak lagi sebaik saat mereka muda.

Semakin tua, seseorang semakin sulit untuk menyerap vitamin D dari matahari, tulang semakin keropos, hormon terus berubah, bahkan wanita akan kesulitan hamil jika sudah mencapai usia 35 tahun keatas.

Makanan yang harus dikurangi saat berusia 35 tahun


Agar bisa tetap eksis, sehat dan memiliki tulang yang kuat, anda dianjurkan untuk memilih yang harus dikurangi saat anda berusia 35 tahun.

Margarin
Bertentangan dengan keyakinan selama ini, margarin dipercaya memiliki efek kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan mentega. Namun pada kenyataannya, margarin juga banyak mengandung lemak trans yang bisa meningkatkan kolesterol.

Food died
Biasanya untuk membuat beberapa makanan maupun minuman dengan label food diet menjadi lebih enak, beberapa perusahaan menambahkan zat aditif sehingga sangat tidak baik apabila dikonsumsi.

Kelebihan garam
Jika anda ingin tekanan darah dalam kondisi stabil dan terkendali, maka anda harus menjauhkan diri dari kelebihan garam agar hipertensi tidak mempengaruhi fungsi jantung dan ginjal.

Kelebihan gula
Gula bisa dikatakan tidak baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan seseorang mengalami diabetes, kerusakan ginjal dan masalah jantung serta tulang.

Selain itu, gula juga berkaitan erat dengan diabetes sehingga harus dihindari.

Hindari makanan yang digoreng
Kurangi makanan-makanan yang digoreng karena biasanya mengandung banyak lemak yang ujung-ujungnya akan membuat kolestrol menjadi lebih tinggi. Bagi anda yang sudah berusia 35 tahun keatas, sebaiknya manfaatkan lebih banyak sayuran yang direbus tanpa minyak dan sayuran-sayuran mentah serta buah-buahan.


Roti putih
Saat nasi, roti putih hampir menjadi salah satu makanan wajib di beberapa keluarga. Namun sayangnya, roti putih tidak memiliki nilai gizi kecuali karbohidrat.

Nasi putih
Seperti roti putih, nasi juga banyak mengandung karbohidrat namun rendah gizi sehingga sebaiknya dikurangi dan diganti dengan sayuran atau buah-buahan.Apabila dikonsumsi terlalu banyak nasi bisa menyebabkan tubuh mengalami kelebihan lemak.

Kafein
Mulailah menjauhi minuman/makanan berkafein sebab ia memicu lepasnya hormon stres, membuat tremor, kelelahan, dan banyak kerugian lain.

Penulis: Husnul Khotimah
Kutipan Favorit: "Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah"
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *