Tanda Wanita Memiliki Hormon Testosteron Rendah

Sebenarnya, hormon testosteron identik dengan pria. Karena hormon ini diproduksi di testis. Lalu apa saja pengaruh dari hormon tersebut? Sebenarnya, hormon ini bertanggung jawab terhadap gairah seks pria. Terutama, hormon tersebut akan bekerja pada saat laki-laki memasuki usia pubertas dan berlanjut hingga usia pertengahan.
Wanita Memiliki Hormon Testosteron. /Dok. healthline.com

Hormon ini tidak hanya meningkatkan produksi sperma namun juga bisa memberikan efek pada tulang dan otot. Namun sudah pasti anda salah apabila berpikir bahwa hormon tersebut hanya terdapat pada laki-laki saja. Karena, sebenarnya perempuan juga memilikinya.

Pada perempuan, hormon tersebut diproduksi pada ovarium dan kelenjar adrenal perempuan yang memainkan peranan penting dalam menjaga agar wanita tetap hidup.


Kehidupan seksual dan kesehatan wanita bisa memburuk apabila tiba-tiba hormon testosteron rendah. Untuk melanjutkan fungsi tubuh yang sehat dan normal, setiap hormon harus memainkan peranan mereka secara positif. Setiap perubahan mendadak dapat membuat kesehatan terganggu.


Tanda wanita memiliki hormon testosteron rendah

Biasanya, sekresi testosteron akan dimulai pada tubuh wanita selama masa pubertas seperti layaknya laki-laki. Dengan usia yang bertambah hal tersebut akan menjadi semakin kuat. Selama kehamilan, tingkat kesadaran akan terus meningkat. Namun setelah usia wanita mencapai kepala tiga, biasanya hormon testosteron akan menurun begitu juga saat mereka memasuki usia menopause.

Kejadian tersebut sangat alami. Namun kejadian yang tidak alami bisa terjadi apabila datang di usia dini. Untuk mengantisipasi berbagai masalah yang bisa ditimbulkannya, ada baiknya anda membekali diri dengan mengetahui beberapa tanda atau gejala di mana wanita memiliki hormon testosteron rendah.

Berat badan terus naik

Tanda bahwa hormon testosteron pada wanita rendah yang pertama adalah, kenaikan massa otot dan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat. Sehingga banyak wanita tidak mengerti mengapa mereka yang sudah berusaha mati-matian menurunkan berat badan tapi tidak mendapatkan hasil yang positif.

Rasa lelah

Jika seorang wanita tiba-tiba merasa lelah setelah mengerjakan sesuatu yang tidak berat atau merasa kehilangan energi dan kekuatan, maka hal tersebut bisa menandakan bahwa hormon testosteron dalam keadaan rendah.

Jika anda merasa tidak bersenergi, kemungkinan besar anda akan mudah ngantuk dan sering tidur. Jadi apabila hal ini terjadi pada anda, segeralah berkonsultasi ke dokter.

Kurang tidur

Berkebalikan dengan rasa lelah yang diakibatkan oleh kekurangan hormon tersebut, namun efek lain yang bisa saja di akibatkan karena kekurangan hormon testosteron, adalah insomnia pada wanita.

Kehilangan minat seks

Seperti pada laki-laki, wanita yang memiliki tingkat testosteron sangat rendah bisa kehilangan gairah seksual. Penurunan hormon testosteron juga menyebabkan vagina menjadi kering. Kondisi ini akan menyulitkan terutama apabila mereka melakukan hubungan seksual sehingga terasa menyakitkan.

Depresi

Tanda lain yang biasanya muncul adalah perubahan mood yang sangat cepat sehingga membuat suasana hati tidak menentu dan cenderung menyebabkan wanita menjadi pemborong serta mengalami depresi.


Osteoporosis

Hormon testosteron berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan mempertahankan kekuasaannya. Jika tubuh mengalami penurunan hormon tersebut, sudah bisa dipastikan bahwa tulang pun akan terkena imbasnya.

Rasa cemas

Rasa cemas adalah sesuatu yang normal. Akan tetapi apabila hal tersebut berlebihan, maka hormon testosteron bertanggung jawab. Para ahli mengatakan bahwa hormon ini sangat penting untuk mempertahankan neuropsikiatri. Sehingga apabila mulai berkurang akan menyebabkan wanita mudah panik, stres dan cemas.

Penulis: Husnul Khotimah
Kutipan Favorit: "Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah"
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *