Tahun Kabisat 2016, Tanggal 29 Februari Setiap 4 Tahun Sekali

Tahun Kabisat "Leap Year" adalah sebuah Tahun Syamsiah di mana pada tahun tersebut jumlah hari tidak terdiri dari 365 hari tetapi 366 hari. Tapi kenapa di Tahun Kabisat membutuhkan tambahan 1 hari setiap empat tahun? Dan kenapa hanya bulan Februari yang mendapat tambahan hari tersebut.
Tahun Kabisat 2016, 29 Februari Setiap 4 Tahun Sekali
Tahun Kabisat 2016, 29 Februari Setiap 4 Tahun Sekali. /Dok. Google

Orbit Bumi.

Sistem penanggalan Syamsiah mengandalkan orbit Bumi terhadap Matahari sebagai acuan waktu. Namun karena Bumi membutuhkan 365 hari 5 jam 48 menit 45 detik untuk memutari bintang induknya, maka setiap empat tahun penanggalan Syamsiah akan kekurang satu hari penuh. Maka itu dibuatlah tahun Kabisat untuk menyesuaikan dengan perputaran Bumi.


Kebudayaan Mesir Kuno

Hari tambahan pada kalender tahunan pertama kali diperkenalkan oleh kebudayaan Mesir kuno. Pada tahun 238 sebelum Masehi, Ptolemaios II memerintahkan penambahan hari setiap empat tahun sekali untuk menghindari pergeseran musim. Namun petani Mesir menolak perubahan tersebut karena mereka telah terbiasa mengacu pada musim tani sebagai sistem penanggalan.

Penanggalan 29 Februari

Tanggal 29 Februari resminya lahir pada era Julius Caesar. Sang kaisar memerintahkan astronomnya, Sosigenes untuk meracik sistem yang lebih akurat untuk abad pertama. Ia kemudian menyusun penanggalan baru yang berjumlah 365 hari dengan tambahan satu hari setiap empat tahun.

Hitungan Detik Pada Tahun Kabisat

Meskipun tidak berhubungan langsung dengan tahun Kabisat, detik Kabisat diperlukan untuk menyelaraskan rotasi Bumi dengan jam dan penanggalan manusia. Sebab perputaran Bumi setiap hari melambat sebanyak 2 milidetik. Sebab itu detik tahun Kabisat ditambahkan pada hari terakhir Juni tahun lalu. Sejak tahun 1972 rotasi Bumi melambat sebanyak 26 detik.


Kenapa Hanya Bulan Februari terjadi Pengurangan hari selama Empat Tahun

Kalender Gregorius yang dipakai sekarang merupakan modifikasi dari sistem yang disusun pada era kekaisaran Romawi, Augustus. Saat ia berkuasa, sang kaisar menambahkan dua hari pada bulannya, yakni Agustus, sehingga menjadi 31 hari. Hal serupa dilakukan Julius Caesar pada bulan Juli. Akibatnya cuma tersisa 28 hari untuk bulan Februari.

Tanggal Kelahiran yang Langka

Saat ini sekitar 4,1 juta manusia di Bumi lahir pada tanggal 29 Februari. Pada prinsipnya, anak yang terlahir pada tahun Kabisat cuma merayakan ulang tahun empat tahun sekali. Bayi-bayi itu tergolong langka karena peluang terlahir di tahun Kabisat cuma satu dari 1.461 kasus.

Penulis: M. Sahidin
Disadur dari: Wikipedia, Telegraph.co.uk, dw.com dan Google
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *