Stadion Sepak Bola Kebun Bunga, Markas Latihan PSMS Medan

Kebun Bunga adalah nama sebuah stadion lapangan sepak bola yang terletak di Jalan Kebun Bunga Medan. Lokasinya berada di jantung Kota Medan, terselip di antara gedung-gedung tinggi pencakar langit.
Stadion Sepak Bola "Kebun Bunga Medan" Terjepit di antara Gedung Pencakar Langit
Stadion Sepak Bola "Kebun Bunga Medan" Terjepit di antara Gedung Pencakar Langit. /Dok. Setiadi R. Saleh

Keberadaan stadion Kebun Bunga sejak tahun 1953, berkapasitas 10.000 penonton dengan tribun terbuka. Stadion Kebun Bunga dipakai sebagai markas tempat latihan tim kesebelasan PSMS Medan (home base PSMS).

Kondisi lapangan sepak bola di Stadion Kebun Bunga “sangat memprihatinkan.” Sama sekali jauh dari kesan standar sebuah lapangan sepak bola. Mulai dari rumput, tiang gawang, tempat duduk penonton, toilet, papan angka goal, bangku, dan seterusnya.


Ironisnya, setiap kali akan bertanding, kandang maupun tandang, tim ayam kinantan PSMS Medan harus berlatih di Stadion Kebun Bunga tersebut. Bukankah tim sepak bola yang bagus dan profesional harus punya stadion yang bagus dan representatif. Bagaimana mungkin menghasilkan latihan terbaik bila lapangannya saja seperti lapangan sepak bola “tarkam” (antar kampung).

Stadion Kebun Bunga perlu perawatan ekstra terutama rumput hijaunya. Lebih menyedihkan lagi, kadang stadion dipakai untuk konser musik. Tidak ada manfaat sama sekali yang dapat diambil dari sebuah konser musik, sekalipun itu atas nama hiburan. Tetapi, kalau sepak bola jelas sangat bermanfaat. Terlebih lagi dikelola secara profesional melibatkan stakeholder di Kota Medan. Manfaatnya pasti lambat-laun akan terasa terutama bagi generasi muda.
Anak-anak sekolah berseragam Pramuka bermain dan bercanda di Stadion Kebun Bunga Medan
Anak-anak sekolah berseragam Pramuka bermain dan bercanda di Stadion Kebun Bunga Medan. /Dok. Setiadi R. Saleh

Coba pikirkan baik-baik, lapangan sepak bola dipakai untuk konser musik. Rumput diinjak-injak apalagi pas hujan. Sudah rumputnya kurang baik, tambah jelek dan semakin buruk saja. Kecuali, pihak manajemen konser musik mau bertanggung jawab dan mengganti rumput yang rusak. Mungkin akan jadi berbeda keadaannya. Sebab, namanya stadion butuh dana perawatan. Konser bisa jadi pemasukan, konser bisa jadi petaka. Semua tergantung pengelola.

Selain itu, Kota Medan harusnya malu hanya punya dua stadion yakni, Teladan dan Kebun Bunga. Kedua stadion ini apabila direnovasi mungkin pun hasilnya akan sama, sama-sama tampak jadul (kuno).


Lebih baik dirancang bikin stadion bola yang baru, meskipun kecil tetapi dibuat representatif untuk bermain bola kaki dan tribun penonton dibuat nyaman. Saat ini, stadion sepak bola Kota Medan kalah bersih dengan stadion di Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.
Di sekitar Kebun Bunga terdapat sejumlah fasilitas olahraga seperti lapangan tenis lapangan dalam ruangan milik POLDASU
Di sekitar Kebun Bunga terdapat sejumlah fasilitas olahraga seperti lapangan tenis lapangan dalam ruangan milik POLDASU. /Dok. Setiadi R. Saleh

Di sekitar lapangan sepak bola Kebun Bunga terdapat juga sejumlah gedung olah raga seperti lapangan tenis lapangan in door dan out door milik POLDASU. Di Kota Medan sendiri sarana gelanggang atau area khusus untuk berolahraga sangat terbatas. Beberapa di antara seperti di Lapangan Merdeka, Lapangan Gaperta Persit, Lapangan Benteng.

Stadion Sepak Bola Kebun Bunga harus segera “dipugar.” Sebab, Kebun Bunga adalah tempat latihan kesebelasan PSMS Medan mengasah “taji-taji ayam kinantan.” Kalau PSMS menjadi juara yang bangga kita semua warga Kota Medan.

Penulis: Setiadi R. Saleh
Kutipan Favorit: "Seruan Sanubari"
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *