Stasiun Kereta Api Medan, Berubah Tanpa Rekaman Jejak Sejarah

Stasiun Kereta Api Medan berada di jantung kota Medan. Tetapi, bukan pada titik nol kilometer Kota Medan. Tidak jauh dari situ terdapat Lapangan Merdeka, Kesawan Square, Kantor Pos pusat (Baca: Kantor Pos Medan Tetap Buka Pada Hari Minggu), Balai Kota, Hotel, pusat bisnis, dan lain sebagainya. Pendek kata, kalau ingin membawa tamu dari luar kota dan ingin jalan-jalan, ajak saja ke sekitar Kesawan dijamin tidak akan rugi. Banyak sekali objek menarik yang dapat diabadikan dalam dokumentasi teks, foto dan video.
Tidak sulit mencari jalan menuju ke Stasiun Kereta Api Medan. Jalan dari mana bisa saling terhubung seperti Jalan Ahmad Yani Kesawan, Jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun, Jalan Timor, Jalan Pulau Pinang, Jalan Jawa dan Jalan Irian Barat
Tidak sulit mencari jalan menuju ke Stasiun Kereta Api Medan. Jalan dari mana bisa saling terhubung seperti Jalan Ahmad Yani Kesawan, Jalan Bukit Barisan, Jalan Stasiun, Jalan Timor, Jalan Pulau Pinang, Jalan Jawa dan Jalan Irian Barat. /Dok. Setiadi R. Saleh

Saat ini, kondisi Stasiun Kereta Api Medan berubah drastis apalagi sejak jalur kereta api Medan-Kualanamu dibuka (Lihat Video Kualanamu Dulu-Sekarang). Gambaran tentang stasiun kereta yang semrawut, kacau balau, acak-acakan, tidak teratur, pupus sudah diganti dengan kesan tertib dan representatif.

Adapun nama-nama kereta api yang beroperasi antara lain: Lancang Kuning, Putri Deli, Siantar Ekspres, Sribilah, ARS.
Tampak di kejauhan “jembatan penyebrangan” untuk jalur evakuasi penumpang kereta api Medan - Bandara Internasional Kualanamu
Tampak di kejauhan “jembatan penyebrangan” untuk jalur evakuasi penumpang kereta api Medan - Bandara Internasional Kualanamu. /Dok. Setiadi R. Saleh

Secara ringkas, Stasiun Kereta Api Medan sudah berdiri sejak 132 tahun lalu (23 Januari 1883-2015). Dahulu bernama Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan sempat melayani rute Medan-Aceh (Atjeh Stoomtram Staatspoorwegen). Bekas jejak relnya masih ada.
Het hoofdkantoor van de Deli Spoorweg Maatschappij (DSM)-Stasiun Kereta Api Medan
Het hoofdkantoor van de Deli Spoorweg Maatschappij (DSM)-Stasiun Kereta Api Medan. Koleksi TROPENMUSEUM

Di Stasiun Kereta Api Medan terdapat peninggalan “kepala lokomotif uap” tipe 2-6-4T buatan Jerman 1914, Hartmann (Sächsische Maschinenfabrik) Chemnitz
Di Stasiun Kereta Api Medan terdapat peninggalan “kepala lokomotif uap” tipe 2-6-4T buatan Jerman 1914, Hartmann (Sächsische Maschinenfabrik) Chemnitz. /Dok. Setiadi R. Saleh.


Lebih jauh melihat riwayat ke belakang, perubahan Stasiun Kereta Api Medan nyaris tanpa meninggalkan rekaman jejak sejarah sebagaimana stasiun-stasiun kereta yang sempat penulis kunjungi ketika berada di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Solo, Semarang, Yogya, dan Surabaya. Tidak ada lagi kenangan tempo dulu dan suasana klasik yang syahdu dan impresif saat ketika sedang berada di stasiun kereta api.
Lajur jalur rel dari Stasiun Kereta Api Medan menuju stasiun berikutnya seperti Medan Pasar, Aras Kabu, Rampah, Lima puluh, Tebing Tinggi, Kisaran, Pematang Siantar, Rantau Prapat
Lajur jalur rel dari Stasiun Kereta Api Medan menuju stasiun berikutnya seperti Medan Pasar, Aras Kabu, Rampah, Lima puluh, Tebing Tinggi, Kisaran, Pematang Siantar, Rantau Prapat. /Dok. Setiadi R. Saleh

Satu pertanyaan yang sulit diingkari, mengapa jejak sejarah apapun dapat “diawetkan” di Pulau Jawa sementara di Sumatera tidak bisa dan cenderung kehilangan segalanya. Artinya, jika generasi penerus ingin belajar, mereka akan tau dari mana segalanya bermula dan berakhir. Termasuk dalam hal ini adalah tentang stasiun kereta api Medan yang sudah berubah tanpa rekaman jejak sejarah.

Video: Bandara Kualanamu Dulu - Sekarang



Penulis: Setiadi R. Saleh
Kutipan Favorit: "Seruan Sanubari"
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *