Selamat Datang di Pajak USU Baru

PAJUSU adalah akronim dari Pajak Universitas Sumatera Utara. Dasar orang Medan, sudah begitu singkat, disingkatnya lagi menjadi “PAJUS” yang artinya juga adalah Pajak USU. Letak PAJUSU yang sekarang berada di Jalan Letnan Jendral Djamin Ginting, sebelumnya di Jalan Dr. Mansyur. Pindah ke tempat baru karena tempat yang lama "katanya" terbakar.
Pintu gerbang selamat datang di pajak USU baru, Jalan Letjend Djamin Ginting Medan
Pintu gerbang selamat datang di pajak USU baru, Jalan Letjend Djamin Ginting Medan. /Dok. Setiadi R. Saleh

Mengapa disebut PAJUSU. Sebab, PAJUSU berbeda dari pajak umumnya yang menjual kebutuhan sembako. PAJUSU tidak menjual sembako, melainkan menjual kebutuhan untuk mahasiswa/mahasiswi yang sedang menempuh studi kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU).

Kebutuhan ini antara lain seperti: kertas, ATK (Alat-Tulis-Kantor), buku-buku, rental computer dan print, pengetikan skripsi, terjemahan, warnet, cetak foto, handphone, laptop, modem, sepatu, selop, sandal, tas, meja belajar, kasur tipis ala mahasiswa, dan tentu saja makanan kuliner murah pas di kantong mahasiswa serta kebutuhan-kebutuhan lainnya. PAJUSU ini kalau di Kota Bandung kira-kira mirip dengan Pasar Balubur yang berada di Jalan Taman Sari Bandung yang dekat dengan Kampus ITB dan UNISBA.

Meski, namanya PAJUSU yang mulanya diperuntukkan untuk mahasiswa. Faktanya, masyarakat umum pun boleh berbelanja di sini. Selain harganya murah dan méréng (miring), kelengkapannya boleh dijamin. Secara keseluruhan PAJUSU dan sekitarnya memang sangat representatif dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa.


Terlebih-lebih bagi mahasiswa/mahasiswi yang baru pertama kali duduk di bangku kuliah dan masih awal “kost” alias belajar mandiri.

Pada hari-hari biasa PAJUSU, biasa-biasa saja. Aktivitas orang lalu-lalang tidak terlampau ramai. Tetapi, coba saja ke PAJUSU sewaktu menjelang tahun ajaran baru. Baik tahun ajaran baru anak sekolahan maupun anak kuliahan. Orang-orang berdesakan seperti takut tidak kebagian barang murah. Semua rasanya ingin diborong habis.

Apalagi pada saat membeli kita bilang kepada penjual di PAJUSU ingin dijual lagi. Biasanya harga akan dibanting sampai “titik nadir terendah” murah-meriah tidak masuk akal. Begitulah cara belanja di PAJUSU, kalau menawar harga jangan malu-malu. Nanti malah tersipu-sipu!

Baca juga:
Bike to Campus Go Green Indonesia, Mahasiswi USU ke Kampus Naik Sepeda
Melihat Taman Penangkaran Rusa di Kampus USU Saat Liburan Anak

Penulis: Setiadi R. Saleh
Kutipan Favorit: "Seruan Sanubari"
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *