Restoran Vegetarian di Medan dan Gaya Hidup Sehat

Restoran di Medan khusus yang menjual menu vegetarian dapat ditemukan di sejumlah lokasi antara lain: Jalan  Bambu 1, No. 57, Jalan Zainul Arifin, 35 L, Jalan Sumatera No. 101, Jalan Hindu, Jalan Timor Baru II No. 52/73, Jalan Meranti No.10 A/6, Jalan Gandhi No. 222.
Sebuah restoran di Medan khusus menjual makanan vegetarian dan menawarkan cara hidup Yoga
Sebuah restoran di Medan khusus menjual makanan vegetarian dan menawarkan cara hidup Yoga. /Dok. Setiadi R. Saleh

By the way,  Apa itu vegetarian? Vegetarian adalah gaya hidup (pola makan) yang tidak mengonsumsi daging merah dan daging putih. Tujuannya untuk kesehatan dan sebagai kepercayaan “iman” bentuk penghormatan kepada sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan.

Kaum vegetarian yang ekstrem tidak mengonsumsi “sesuatu yang berdarah” berikut turunannya seperti tidak makan daging ayam dan makan telur ayam. Pula tidak makan ikan (olahan ikan), udang, rusa, unta atau makan daging sapi dan minum susu sapi.

Pendek kata, orang awam akan heran mengapa begitu banyak makanan nikmat dan lezat malah “terlaknat” untuk disikat (santap). Sebaliknya, kaum vegan (sebutan untuk penganut vegetarian) akan miris (risau) melihat orang yang rakus mengonsumsi daging hewan. Penganut vegetarian adalah pemakan utama sayur-sayuran dan buah-buahan (nabati) bukan pengonsumsi produk hewani. Barangkali cocok untuk mereka yang sedang diet.

Apa Anda tidak ngeri melihat perilaku makan segelintir orang yang dengan santainya melahap otak monyet, mengonsumsi babi yang tidak disembelih melainkan ditusukkan dari liang dubur sampai tepat ke mulut. Babi tidak disembelih karena babi tidak punya leher pembuluh seperti hewan ternak umumnya.

Kemudian ada yang suka memakan katak, kucing, kuya (kura-kura), sup plasenta, kotoran sapi, darah beku [marus], sup darah bebek, ekor babi, lebah madu, belalang, semut, iguana, musang, hati harimau, paus, lumba-lumba, ular, biawak, ulat, cacing, kadal, lipan, kalajengking, cicak, tikus, janin bayi, kuda, jangkrik, kelelawar. Kita ini manusia atau apa?


Bukankah hakikat makan adalah menyerap energi untuk kehidupan. Makanan yang baik akan menjadi faedah bagi tubuh.

Sesuai anjuran dari panutan seluruh alam Baginda Nabi Muhammad SAW. “Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang. 1/3 makanan, 1/3 air, dan 1/3 lagi untuk oksigen. Dan makanlah makanan yang baik lagi menyehatkan bagimu.”

Sesekali ada baiknya mencoba restoran di Medan yang khusus menawarkan menu vegetarian seperti: asam manis jamur goreng, sup tahu taoge, tempe goreng bumbu kecap, tumis kucai, martabak mie dari sayuran, pepes jamur kemangi, dan teramat banyak lagi yang bisa disebutkan.

Vegetarian itu sebaiknya bukan hanya makanannya, tetapi juga minumannya, dan tentu saja mencerminkan “gaya hidup sehat” lebih utama. Selain itu, penganut vegetarian tidak ada hubungannya dengan agama tertentu, siapa saja boleh melakukannya. Silakan mencoba dan jangan terkejut, mungkin racikan rasa bumbunya bukan seperti masakan umumnya. Tidak apa-apa yang penting sehat!

Baca juga:
Sumber Protein Khusus untuk Vegetarian
Mengapa Menjadi Vegetarian Tubuh Lebih Sehat

Penulis: Setiadi R. Saleh
Kutipan Favorit: "Seruan Sanubari"
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *