Sejarah Kota Medan

Kota Medan adalah ibu kota provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota Medan merupakan kota metropolitan terbesar di luar pulau jawa dan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.
Sejarah Kota Medan
Ikon Kota Medan. /Dok. SeMedan.com

Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi para wisatawan untuk menuju objek wisata Brastagi di dataran tinggi Karo, objek wisata Orangutan di Bukit lawang, Bahorok, Objek wisata Danau Toba di Parapat.

Sejarah Kota Medan:

.
John Anderson, orang Eropa pertama yang mengunjungi Deli (Medan) pada tahun 1833 menemukan sebuah kampung yang bernama Medan. Kampung ini berpenduduk 200 orang dan seorang pemimpin bernama Tuanku Pulau Berayan sudah sejak bebrapa tahun bermukim disana untuk menarik pajak dari sampan-sampan pengangkut lada yang menuruni sungai.

Pada tahun 1886, Medan secara resmi memperoleh status sebagai kota, dan tahun berikutnya residen Pesisir Timur serta Sultan Deli pindah ke medan. Tahun 1909, Medan menjadi Kota yang penting di luar Jawa, terutama setelah pemerintah kolonial membuka perusahaan perkebunan secara besar-besaran. Dewan kota yang pertama berdiri dari 12 angiota orang Eropa, dua orang Bumiputra, dan seorang Tionghoa.


Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 terdapat dua gelombang migrasi besar ke Medan. Gelombang Pertama berupa kedatangan orang Tionghoa dan Jawa sebagai kuli kontrak perkebunan. Tetapi pada tahun 1880 perusahaan perkebunan berhenti mendatangkan orang Tionghoa, karena sebagian besar dari mereka lari meninggalkan kebun dan sering melakukan kerusuhan.

Perusahaan kemudian sepenuhnya mendatangkan orang jawa sebagai kuli perkebunan. Orang-orang Tionghoa bekas buruh perkebunan kemudian didorong untuk mengembangkan sektor perdagangan. Gelombang kedua ialah kedatangan orang Melayu, Minangkabau, Mandailing dan Aceh. Mereka datang ke Medan bukan untuk bekerja sebagai buruh perkebunan, tetapi untuk berdagang, menjadi guru dan ulama.

Kota Medan pada tahun 1920-an
Kota Medan pada tahun 1920-an
Sejak tahun 1950, Medan telah beberapa kali melakukan perluasan areal, dari 1.853 ha menjadi 26.510 ha pada tahun 1974. Dengan demikian dalam tempo 25 tahun setelah penyerahan kedaulatan, Kota Medan telah bertambah luas hampir delapan belas kali lipat.

Baca Juga: Bangunan Tua di Kota Medan

Sumber : Wikipedia

Penulis: M. Sahidin
Sumber: SeMedan.com - Seputar Medan

Translate

loading...
This Is The Oldest Page
This Is The Oldest Page

Contact Form

Name

Email *

Message *